Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Yuk Pelajari Bersama

PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF – Apa kabar semuanya pembaca Okistudio? Semoga selalu dalam kondisi baik dan fit ya. Hari ini kami akan menyajikan sebuah artikel mengenai metode penelitian.

Artikelnya cukup panjang (sekitar 2.000-an kata) jadi diharap untuk sabar membaca sampai akhir ya. Bisa dikatakan setengan dari isi artikel ini hanyak membahas mengenai penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

Untuk siapa artikel ini ditulis?

Secara umum artikel metode penelitian ini ditujukan kepada siapapun yang bergerak di bidang penelitian. Tapi lebih tepatnya peneliti baru (newbie). Karena pembahasannya lebih banyak ke teori dan pemahaman yang sifatnya masih basic. Kalau memang sudah menjadi peneliti profesional, tentu bacaannya tidak se-basic ini.

Artikel ini juga cocok untuk adek-adek yang masih di bangku SMP dan SMA. Di mana kalian sudah mulai mengenal dunia penelitian walaupun lingkupnya belum terlalu luas. Udah mulai dapat-dapat tugas penelitian dari guru tapi belum tau itu apa. Nah, artikel ini in syaa Allah bisa menjadi bacaaan yang mencerahkan. :p

Artikel ini juga untuk mahasiswa semester 6 atau 7 yang akan melaksanakan skripsi. Sebelum mulai penelitian, tentu saja mahasiswa di semester tua ini ingin tau lebih dalam dulu terkait metode penelitian sehingga mantap saat memilih ingin membuat skripsi dengan metode penelitian yang mana.

Nah secara umum metode penelitian yang paling populer dan dikenal umum terbagi menjadi dua: kuantitaf dan kualitatif.

Keduanya akan kami bahas secara tajam dan membahana di bawah. Beberapa hal lain yang berkaitan dengan penelitian juga akan dibahas sebagai tambahan insight. Jadi dibaca terus ya, biar nggak salah pilih metode untuk penelitiannya. 🙂

pexels.com

Apa itu metode penelitian?

Merujuk kepada wikipedia, metode penelitian adalah proses atau cara ilmiah untuk mendapatkan data yang digunakan untuk keperluan penelitian. Wikipedia sendiri merujuk kepada Sugiyono (2012) dalam “Memahami Penelitian Kualitatif” Bandung: ALFABETA.

Metodologi sendiri secara terpisah pengertiannya adalah analisis teoritis mengenai suatu cara atau metode.

Sementara penelitian sendiri dimaknai sebagai suatu penyelidikan sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban.

Duh, bahasanya aga njlimet yak, haha

Singkatnya, metodologi penelitian adalah metode atau cara yang digunakan dalam sebuah penelitian. Udah, gitu aja. 😛

Pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah kenapa sih orang-orang sibuk meneliti?

Jawabannya dalam bahasa sederhana kira-kira begini:

  1. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab selama ini dalam berbagai bidang keilmuan.
  2. Untuk memudahkan pekerjaan manusia
  3. Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia
  4. Untuk terciptanya kehidupan manusia dan peradaban yang lebih baik
  5. Untuk newbie mungking agar selesai tugas dan nggak dimarahin guru
  6. Untuk mahasiswa semester tua mungkin agar segera lulus dan cepat menikah
  7. 😛

Pada dasarnya penelitian memang memiliki tujuan mulia seperti di atas.

Nah penelitian yang baik harus dilakukan dengan metode yang baik. Itulah yang kita pelajari saat ini.

pexels.com

Pengertian analisis data

Di sub bab ini kami akan menjelaskan beberapa hal terkait analisis data.

Kenapa ini penting? Karena umumnya di setiap penelitan ada yang disebut dengan data.

Data sendiri secara umum terbagi menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder.

Data primer adalah data yang didapat langsung oleh si peneliti. Sementara data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak ketiga, datanya sudah ada tinggal kita minta atau cari saja.

Lalu, apa itu analisis data?

Singkatnya pengertian analisis data adalah analisis yang dilakukan terhadap data-data yang ada untuk mendapatkan hasil tertentu.

Itu bahasa yang mudah.

Dalam bahasa yang lebih rumit, pengertian analisis data adalah upaya atau cara untuk mengolah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut bisa dipahami dan bermanfaat untuk solusi permasalahan, tertutama masalah yang berkaitan dengan penelitian. Atau definisi lain dari analisis data yaitu kegiatan yang dilakukan untuk mengubah data hasil dari penelitian menjadi informasi yang nantinya bisa dipergunakan dalam mengambil kesimpulan.

Jenis-jenis penelitian

Di sub bab ini kami akan sajikan beberapa jenis penelitian yang dikenal di kalangan peneliti. Tepatnya ada sekitar 22 jenis penitian, semuanya akan kami sebutkan dan berikan definisi secara singkat.

Jenis penelitian berdasarkan tujuan

Penelitian eksplorasi

Penelitian ekslorasi adalah penelitian yang bertujuan untuk menemukan hal-hal atau gagasan-gagasan baru. Misal, penelitian untuk mencari bentuk kurikulum yang paling baik diterapkan di Indonesia

Penelitian pengembangan

Penelitian pengembangan adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan sesuatu yang sudah ada atau sudah diterapkan. Misal, penelitian untuk melihat se-efektif apa metode reward dan punishment yang selama ini diterapkan dalam perusahaan.

Penelitian verifikasi

Penelitian verifikasi adalah penelitian yang bertujuan untuk menguji keakuratan teori yang sudah ada.

Jenis penelitian berdasarkan pendekatan

Penelitian kuantitatif

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan pendekatan matematis. Artinya menggunakan data yang sifatnya angka-angka tertentu.

Penelitian kualitatif

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan pendekatan non matematis. Penelitian ini biasanya tidak menggunakan angka-angka walaupun ada juga yang nantinya dilakukan dengan angka. Secara umum ciri penelitian ini adalah mendatangi langsung objek penelitian atau mempelajari secara lebih mendalam dari teori-teori yang ada.

Jenis penelitian berdasarkan tempat

Penelitian kepustakaan

Penelitian kepustakaan adalah jenis penelitian yang dilakukan di perpustakaan.

Penelitian laboratorium

Penelitian laboratorium adalah jenis penelitian yang dilakukan di laboratorium.

Penelitian lapangan

Penelitian lapangan adalah jenis penelitian yang dilakukan di lapangan.

pexels.com

Jenis penelitian berdasarkan fungsi

Penelitian dasar

Penelitian dasar adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk mengembangkan teori, prinsip, dan konsep-konsep dasar yang sudah ada.

Penelitian terapan

Penelitian terapan adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi sebagai penelitian tahap lanjutan setelah penelitian dasar.

Penelitian tindakan

Penelitian tindakan adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk menerapkan teori yang sudah ada untuk memperoleh tujuan tertentu.

Penelitian penilaian

Penelitian penilaian adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk memberi nilai tentang perubahan, perkembangan atau perbaikan suatu teori dalam rentang waktu tertentu.

Penelitian evaluasi

Penelitian  evaluasi adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk memberikan penilaian keberhasilan, manfaat, sumbangan, kelayakan, atau lainnya dari objek yang diteliti.

Penelitian komparatif

Penelitian komparatif adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk membandingkan perbedaan ataupun persamaan dari dua atau lebih objek penelitian dengan variabel penelitian tertentu.

Penelitian korelasional

Penelitian korelasional adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk  melihat korelasi atau hubungan antar variabel atau melihat korelasi antara dua atau lebih variabel

Penelitian studi kasus

Penelitian studi kasus adalah jenis penelitian yang memiliki fungsi untuk melihat atau mengkaji sebuah kasus nyata yang telah terjadi untuk diambil berbagai hal yang dibutuhkan.

Penelitian dan pengembangan

Merupakan rangkaian proses yang dilakukan untuk mengembangkan atau menyempurnakan sebuah teori atau produk. Biasanya dilakukan pada teori atau produk yang sudah ada. Namun bisa juga untuk teori atau produk yang sama sekali baru.

pexels.com

Jenis penelitian berdasarkan metode

Penelitian sejarah atau historis

Penelitian sejarah atau historis adalah kegiatan penelitian yang fokus pada menyelidiki, memahami, dan menjelaskan sesuatu berdasarkan kejadian atau history dari objek penitian.

Penelitian deskriptif

Penelitian deskriptif adalah penelitian yang menggambarkan, menjawab, dan menjelaskan berbagai persoalan dari objek yang diteliti.

Penelitian eksperimen

Penelitian eksperimen adalah penelitian dengan cara melihat pengaruh sebuah variabel tertentu terhadap objek penelitian.

Penelitian survei

Penelitian survei adalah penelitian dengan menggunakan metode survei, yakni mengambil sampel dari populasi yang ada untuk melihat hasil tertentu.

Penelitian ekspos fakta

Bahasa inggrisnya after the fact, merupakan penelitian yang dilakukan terhadap suatu kejadian yang telah terjadi.

pexels.com

Metode penelitian kualitatif

Dalam dunia penelitian, dari sekian banyak jenis penelitian, yang paling poluler adalah penelitian kuantitatif dan penelitian kuantitatif. Keduanya sudah kami bahas sekilas di sub bab penelitian berdasarkan pendekatan di atas.

Di sub bab ini, kami akan khusus membahas mengenai metode penelitian kualitatif. Mulai dari pengertiannya, ciri, tujuan, hingga jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat.

Pengertian penelitian kualitatif

Merujuk ke wikipedia, penelitian kualitatif kurang lebih didefinisikan sebagai penelitian yang sifatnya cenderung deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Karena memang fokus pada analisis, maka tak jarang kita menemukan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan analisis yang sangat mendalam.

Berbeda dengan penelitian kuantitatif yang sifatnya cenderung angka dan matematis. Namun penelitian kuantitatif akan kita bahas pada sub bab khusus.

Ciri-ciri penelitian kualitatif

Berikut beberapa ciri dari penelitian kualitatif:

  1. Bersifat analisis deskriptif. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.
  2. Bersifat induktif. Berawal dari data atau fenomena di lapangan, baru kemudian memunculkan teori. Ini salah satu yang paling membedakan dengan penelitian kuantitatif.
  3. Teori sebagai landasan dan pembatas. Walaupun berangkat dari fenomena lapangan, penelitian kualitatif juga menggunakan teori yang sudah ada sebagai acuan dan pendukung.
  4. Fokus pada makna dari penelitian. Fokusnya lebih kepada makna atau pelajaran yang bisa didapat dari penelitian yang dilakukan.
  5. Hasil bukan satu-satunya tujuan. Tidak hanya fokus pada hasil, namun juga pada proses yang dilakukan selama penelitian.

Jenis penelitian kualitatif

Ada beberapa jenis penelitian kualitatif, setidaknya ada 5 jenis penelitian kualitatif. Semuanya akan kami bahas di sini.

Fenomenologi

Penelitian fenomenologi adalah penelitian yang khusus melihat fenomena atau realitas yang ada untuk kemudian dikaji dan dilihat penjelasan atau makna yang terkandung dari fenomena tersebut.

Etnografi

Penelitian yang melihat kajian bahasa dalam perilaku sosial dan komunikasi dalam masyarakat. Juga melihat bagaimana bahasa tersebut diterapkan berdasarkan konsep budaya yang terkait.

Studi kasus

Jenis ini mungkin sudah sering kita dengar ya. Studi kasus dilakukan dengan melihat dan mempelajari suatu kasus atau fenomena tertentu untuk dipelajari lebih lanjut dan mengambil kesimpulan.

Historis

Seperti namanya, penelitian kualitatif ini lebih fokus pada fenomena yang sudah terjadi di masa lalu. Bisa menggunakan data sejarah atau saksi sejarah yang masih hidup.

Teori dasar

Disebut juga grounded theory, atau penelitian yang dilakukan untuk menemukan teori baru atau menguatkan teori yang sudah ada.

Tujuan penelitian kualitatif

Singkatnya tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menjelaskan fenomena, data, teori, dll secara mendalam untuk diambil kesimpulan.

Oleh karena itu, kualitas penelitian kualitatif sangat ditentukan oleh sedalam apa analisis yang dilakukan oleh si peneliti.

Selanjutnya kita akan masuk ke metode penelitian kuantitatif.

pexels.com

Metode penelitian kuantitatif

Di sub bab ini akan kita pelajari mengenai penelitian kuantitatif. Dalam bahasa sederhana, penelitian kuantitatif adalah penelitian yang sifatnya sistematis, spesifik, dan matematis untuk mendapatkan kesimpulan.

Karena sifatnya yang matematis, maka penelitian kuantitatif sangat erat hubungannya dengan angka. Jika kamu agak pusing dengan angka-angka, mungkin sebaiknya jangan menggunakan metode ini dalam penelitian yang ingin dilakukan. hehe

Tahapan dalam penelitian kuantitatif

Ada beberapa tahapan yang umumnya harus dilalui oleh seorang peneliti yang menggunakan metode kuantitatif.

  1. menentukan dan merumuskan masalah
  2. medesain model dan parameter penelitian
  3. mendesain perangkat pengumpulan data
  4. melakukan pengumpulan data
  5. mengolah data yang sudah terkumpul lalu melakukan analisis
  6. membuat laporan penelitian

Itulah 6 tahapan yang harus dilakukan saat ingin membuat penelitian kuantitatif.

Asumsi penelitian kuantitatif

Menurut Nana dan Ibrahim (Nana Sudjana dan Ibrahim, 2001; Del Siegle, 2005, dan Johnson, 2005), penelitian kuantitatif didasarkan pada dua asumsi berikut:

a. Bahwa realitas yang menjadi sasaran penelitian berdimensi tunggal, fragmental, dan cenderung bersifat tetap sehingga dapat diprediksi.

b. Variabel dapat diidentifikasi dan diukur dengan alat-alat yang objektif dan baku.

Kalau ada kosa kata yang tidak paham. googling saja ya. :p

Karakteristik penelitian kuantitatif

Menurut para ahli, karakteristik penelitian kuantitatif bisa dijabarkan sebagai berikut:

a. bersifat deduktif. kebalikan dengan penelitaan kualitatif yang sudah kami jelaskan di atas.

b. memakai logika positivistik dan menghindari hal-hal yang bersifat subjektif. Hal ini juga berkebalikan dengan penelitian kualitatif yang cenderung subjektif.

c. proses penelitian mengikuti prosedur yang sudah dibuat / dirancang di awal.

d. tujuan penelitian kuantitatif: menyusun ilmu nomotetik atau ilmu yang berupaya membuat sesuatu yang sifatnya generalisasi atau umum.

f. objek penelitian, data, sumber data, tool, dll harus sesuai dengan yang sudah direncanakan

g. melibatkan penghitungan angka atau kuantifikasi data

h. peneliti harus objektif dan tidak terlibat secara emosional dengan objek penelitian

i. analisis data baru dilakukan setelah semua data terkumpul

j. peneliti dituntut untuk memahami teknik-teknik statistik

k. hasil dari penelitian bersifat generalisasi dan prediksi, terlepas dari konteks situasi dan waktu

l. penelitian kuantitatif disebut juga penelitian ilmiah

Itulah beberapa karakteristik dari penelitian kuantitatif. Banyak ya, dan cenderung strict harus begitu.

Metode penelitian kuantitatif yang paling populer

Ada dua jenis metode penelitian kuantitatif yang paling populer yaitu metode survei dan metode eksperimen.

Metode survei

Metode survei adalah metode dalam penelitian kuantitatif yang menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama untuk mengumpulkan data.

Kamu mungkin pernah menjadi “korban” survei orang-orang di tempat umum ya. hehe

Metode eksperimen

Metode survei adalah metode dalam penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk melihat dan menjelaskan hubungan sebab-akibat (kausalitas) antara satu variabel dengan lainnya.

Ini salah satu metode yang paling banyak digunakan di kalangan peneliti.

Selanjutanya kita akan pelajari menegenai data kualitatif dan data kuantitatif

Data kualitatif dan data kuantitatif

Apa itu data kualitatif dan data kuantitatif?

Keduanya merupakan istilah yang digunakan dalam sebuah metode penelitiaan dan berfungsi sebagai dasar dari hasil atau kesimpulan yang didapat.

Kedua data ini berbeda jika dilihat dari cara pengumpulan, sifat, dan fungsinya.

Pengertian data kuantitatif

Singkatnya, data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau bilangan. Biasanya dari variable tertentu dan dalam kurun waktu tertentu pula.

Ini sudah sering kami ulang di atas jadi seharusnya sudah paham banget ya. 🙂

Pengertian data kualitatif

Kebalikan dari data kuantitatif, data kualitatif adalah data yang bukan dalam bentuk angka. Biasanya data kualitatif dalam bentuk tulisan, rekaman, wawancara, pengamatan, atau lainnya. Dalam pengumpulan data kualitatif ini, peneliti kerap kali juga melakukan Focus Group Discussion atau yang biasa dikenal dengan FGD.

pexels.com

Penutup

Itulah beberapa hal terkait metode penelitian yang sebaiknya kamu tau. Memang pembahasannya cenderung lebih banyak ke metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hal ini agar kamu bisa mencerna untuk kemudian memutuskan ingin melakukan penelitian dengan metode apa.

Hint: kalau kamu rajin baca, suka komunikasi, suka berlelah-lelah di lapangan, ada baiknya milih metode kualitatif. Namun jika kamu sukanya yang agak mudah, data cenderung sudah ada, hanya pakai tool, mungking bisa pilih metode kuantitatif. Eh tapi jangan salah, justru kadang metode kuantitatif prosesnya lebih capek dan lama lho. hehe

Semoga bermanfaat.

🙂