ilmu wajib

Ilmu yang Wajib di Pelajari Sejak Dini

ILMU WAJIB – Menuntut ilmu sudah menjadi kebutuhan yang amat penting, bahkan zaman sekarang ini banyak berdiri sekolah-sekolah dengan fasilitasnya yang sangat lengkap sebagai penunjang belajar mengajar siswanya, baik itu sekolah Negeri ataupun swasta sama-sama berlomba untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Namun kita harus pandai dalam menyaring ilmu dan memilih mana ilmu yang penting untuk dipelajari dan mana yang bisa dijadikan sebagai ilmu tambahan, dalam islam wajib hukumnya manusia untuk menuntut ilmu baik muda atau tua, tidak ada kata terlambat dalam belajar.

Nah untuk itu kita harus tahu ilmu apa sih yang wajib untuk dipelajari, berikut dibawah ini kita akan bahas panjang lebar mengenai ilmu yang penting dan wajib dipelajari.

Ilmu yang Wajib di Pelajari

ilmu yang wajib dipelajari

Para ulama berbeda pendapat dalam masalah ilmu apa yang wajib dipelajari. Ahli fikih lebih nengutamakan ilmu fikih. Dengan. mempelajarinya, iiketahui mana yang halal dan mana yang haram. Ahli tafsir dan ahli hadits berpendapat bahwa ilmu tentang Al Qur’an dan Hadits lebih utama, karena dengan keduanya manusia bisa mencapai ilmu-ilmu yang lain. Kalangan Sufi menganggap ikhlash dan . akhlak lebih utama untuk dipelajari dan ahli kalam. lebih mengedepankan ilmu kalam.

Namun hadits Nabi SAW ini kiranya dapat menengahi semua pendapat tersebut,

Rasulullah SAW bersabda,

”Ilmu itu ada tiga dan ilmu selamnya & adalah utama (untuk dipelajari), (ilmu tentang) Ayat-ayat Al Qur’an, Sunnah yang kuat dan ilmu mawaris .”6

Ilmu tentang Al Qur’an

dimulai dari cara membaca Al Qur’an yang harus benar dan sesuai dengan kaidah atau aturan tajwid dan tahsinnya, kemudian harus benar pula dalam memahami isi kandungan Al Qur’an, benar dalam caramengamalkan Al Qur’an serta benar dalam menyampaikan isi Al Qur’an. Karena Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berkata-kata (memahami, mengamalkan dan menyampaikan) tentang Al Qur’an dengan akal pikirannya atau tanpa ilmu di dalamnya, maka wajib baginya satu tempat di neraka.

Maka menggunakan tafsir para ulama yang lurus adalah jalan yang paling selamat dalam memahami Al Qur’an sebagaimana pemahaman Rasulullah dan para shahabat. As Sunnah, perlu dipelajari cara memahami As Sunnah secara benar, mengamalkannya dan menyampaikannya kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka wajib baginya tempat di neraka.

Maka menggunakan syarah Hadits para ulama adalah jalan terbaik agar selamat dalam memahami Hadits. Dalam syarah ‘ Riyadhus Shalihin dijelaskan bahwa memahami Hadits Nabi dengan logika atau akal pikiran dan tidak merujuk kepada penjelasan para ulama termasuk kategori berdusta atas nama Nabi.

Ilmu mawaris

yaitu ilmu tentang harta warisan, bagian-bagian ahli waris sesuai derajatnya dan cara pembagiannya. Ilmu mewaris penting karena banyak hubungan bersaudara berantakan karena pembagian harta warisan yang tidak berdasarkan sunnah. Setiap ahli waris biasanya menginginkan bagian yang paling banyak, padahal Islam telah mengatumya. Jika semua orang memahami ilmu mewaris tentu perselisihan dapat dihindari.

Para ulama berbeda pendapat mengenai kewajiban mempelajari ilmu mawaris. Namun hadits berikut ini setidaknya dapat memberikan penjelasan. Rasulullah SAW bersabda, “Pelajarilah oleh kalian ilmu mawaris dan ajarkanlah (ilmu mawaris), karena sesungguhnya dia (ilmu mawaris) adalah setengah dari ilmu. Dia (ilmu mamaris) akan dilupakan dan dia (ilmu mawaris) adalah yang pertama diangkat dari ummatku.”

Hadits ini dipertegas oleh perkataan Umar bin Khattab,

”Pelajarilah oleh kalian ilmu mawaris, karena sesungguhnya ilmu mawaris adalah bagian dari agama kalian.

Selain itu, ilmu syar’ i lain yang wajib dipelajari adalah;

Pemahaman Tentang Aqidah atau Keyakinan yang Benar

Aqidah atau ‘ keyakinan adalah landasan seseorang dalam beragama. Banyak umat Islam menyatakan cinta kepada Islam, namun apa itu Islam saja, ia tidak paham, apalagi mengetahui bahwa keislaman seseorang itu bisa batal. Orang mudah mengatakan cinta kepada Allah, namun bagaimana sifat-sifat Allah saja tidak diketahui.

Orang sering melafazhkan dua kalimah syahadat, namun apa yang terkandung ‘dalam dua kalimah syahadat dan konsekuensinya juga tidak mengerti. Orang mengatakan toleran, namun sesama muslim saja saling ‘sikat’. Maka wajib bagi semua muslim untuk mengetahui apa itu Islam, wajib mengenal Allah, Wajib mengetahui kandungan dan konsekuensi dua kalimah syahadat dan perkara aqidah lainnya.

Ilmu Tentang Tatacara Ibadah Harian

Ibadah seseorang tidak akan diterima bila tidak sesuai dengan ajaran syariat Islam.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

”Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada petunjuk kami di dalamnya maka amalannya tertolak”

Maka, mempelajari ilmu seperti tatacara Shalat, Wudhu, Puasa, Zakat, Haji dan lain sebagainya adalah wajib. Walaupun wudhu, shalat, puasa, zakat dan haji telah berulang kali dilakukan oleh umat Islam, namun kebanyakan umat Islam melakukannya karena mengikuti orang-orang terdahulu saja.

Walaupun tidak semua yang diikuti salah, namun fakta di masyarakat menunjukkan masih banyak umat Islam yang melakukan kesalahan-kesalahan mendasar dalam menjalankan ibadah seperti Wudhu, Shalat, Puasa, Zakat, Haji dan lainnya.

Ilmu Tentang Perkara yang Ma’ruf dan Mungkar

Mengetahui tentang perkara yang ma’ruf dan yang mungkar dihati adalah wajib bagi setiap, umat Islam. Maka barangsiapa yang tidak mengetahuinya

akan mendapatkan kehancuran. Ingat, kehancuran bukan hanya kehancuran yang bersifat fisik seperti sakit jasmani, meninggal, miskin harta, kecurian, terkena musibah dan lainnya yang bersifat materi. Namun kehancuran yang paling berbahaya adalah kehancuran hati yang tidak lagi tertambat kepada ‘ Allah, tidak lagi ikhlash dan khusyuk beribadah kepada Allah, tidak lagi merasa manis dalam beribadah dan sulit untuk istiqomah di jalannya.

Jebakan-Jebakan Setan

Imam al Ghazali berpendapat bahwa seorang muslim harus mengetahui jebakan-jebakan setan yang ada disekitarnya.12 Di antara jebakan setan yang jarang diketahui manusia adalah sifat manusia itu sendiri seperti sombong, marah, hasad, buruk sangka, tamak, cinta harta, tergesa-gesa, cinta pujian dan lain sebagainya. Bahkan Ibnul Iauzi menulis buku yang khusus membahas perangkap-perangkap Iblis.

Pembahasan mengenai jebakan-jebakan setan akan kita lanjutkan pada artikel selanjutnya, saya rasa cukup sekian dulu untuk saat ini, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para pembaca.

Leave a Comment