Penyebab Perut Buncit

Cara Mengecilkan Perut Buncit dengan Olahraga dan Polah Hidup Sehat

Perut merupakan salah satu bagian tubuh yang mudah sekali membesar karena menimbun tumpukan lemak. Kamu yang kurang beraktivitas tentu merasakan sekali masalah yang satu ini. Setelah makan banyak, terus nggak olahraga, dan hal itu berlangsung terus menerus, alhasil perut menjadi membesar.

Padahal, bagian tubuh lainnya tidak begitu signifikan pelebarannya. Hal ini mungkin karena itu tadi, perut merupakan salah satu bagian tubuh yang digunakan sebagai penyimpanan cadangan lemak kita.

Untuk menghindarinya, sebaiknya kita cari tahu dulu apa saja penyebab-penyebab perut membesar. Kemudian baru kita pelajari cara mengecilkannya bagi yang sudah terlanjur buncit.

1. Penyebab Perut Buncit

Tidur Larut Malam
expertbeacon.com

Perut yang buncit itu muncul bukan karena tanpa sebab, pasti ada pemicu sampai akhirnya perut membesar tak terkira. Kalau kamu menyadarinya, semua hal dari gaya hidup kita itu yang menyebabkan perubahan pada perut. Berikut ini ada beberapa hal yang menjadi penyebab perut membuncit.

Makan Terlalu Malam

Tubuh itu, secara alami akan membakar timbunan lemak yang ada pada tubuh saat tidur. Tapi, tubuh kita tidak bisa melakukan proses metabolisme tersebut jika saat tidur, perut dalam keadaan penuh. Selain perut bisa menjadi buncit, makan terlalu larut malam juga tidak baik bagi kesehatan.

Hal ini karena, ketika kita makan larut malam lalu berbaring setelah kenyang, resiko terkena refluks asam lambung dan gangguan pencernaan menjadi meningkat.

Tidak Tidur dengan Cukup

Kalau yang tadi adalah makan larut malam, penyebab perut buncit selanjutnya adalah kurang tidur. Lho, kok kurang tidur bisa bikin buncit? Gini nih, idelanya, orang dewasa itu tidur minimal 7 jam ketika malam. Saat kita sulit mendapatkan tidur yang cukup, maka hormon kortisol akan meningkat dan menyebabkan kita ingin mengonsumsi makanan tinggi gula.

Tentu saja, dengan pemikiran yang seperti itu, perut kita nggak akan aman. Untuk dapat mempertahankan tingkat hormon kortisol, coba deh mulai sekarang tidurnya cukup. Dengan begitu, kadar kortisol dalam tubuh akan seimbag dan hormon lain untuk mengontrol nafsu makan juga akan meningkat.

Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol, selain dilarang dalam ajaran agama Islam, ternyata juga tidak baik bagi kesehatan. Saat minum alkohol, kita bisa menjadi mabuk dan tidak sadar apa yang dilakukan. Selain itu, konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut.

Lho, kok bisa gitu?

Minuman beralkohol itu mengandung banyak gula, sehingga kalorinya pun banyak. Ketika tubuh menerima asupan kalori yang berlebih, sebagian akan digunakan menjadi sumber energi, tapi kelebihannya akan disimpan. Nah, penyimpanan inilah yang dapat mengakibatkan lemak di perut menjadi meningkat.

Bukan hanya buncit saja, dengan mengonsumsi minuman beralkohol, resiko terkena penyakit berbahaya akan meningkat. Contohnya seperti gangguan hati, gangguan pencernaan, diabetes, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Kurang Olahraga

Untuk menjaga kesehatan tubuh, olahraga itu sangat penting, paling tidak seminggu satu kali lah. Tapi, kalau bisa ya rutin, agar kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik.

Dengan berolahraga, kita juga dapat membakar lemak yang menumpuk di dalam tubuh, terutara pada bagian perut, paha, dan lengan. Sehingga, tubuh akan menjadi lebih sehat, dan penampilan menjadi ideal.

2. Olahraga Mengecilkan Perut

Jogging untuk mengecilkan perut buncit
vebma.com

Setelah mengetahui berbagai macam penyebab perut buncit, sekarang kita akan mencoba menghilangkan gangguan itu dengan cara berolahraga.

Jogging

Salah satu olahraga murah yang bisa dilakukan siapa saja adalah jogging. Jogging ini merupakan olahraga ringan yang digemari banyak orang lho. Selain bisa dilakukan sendirian, jogging juga bisa dikerjakan bersama dengan kawan-kawan.

Dengan melakukan jogging setiap hari, tentu tubuh kita akan semakin sehat dan metabolisme tubuh lebih baik. Aliran darah dalam tubuh dapat menjadi lancar, jantung dan paru-paru pun bisa menjadi lebih sehat. Saat jogging, kalori yang menumpuk dalam tubuh juga dapat dibakar, sehingga bagian-bagian tubuh yang besar akan sedikit demi sedikit berkurang.

Sit Up

Memiliki perut yang besar tentu saja dapat menjadi gangguan, mau gerak jadi lebih susah. Salah satu olahraga yang bisa dikerjakan dengan mudah dan memiliki efek mengecilkan perut adalah sit up.

Untuk mengecilkan perut, kamu harus secara rutin melakukan sit up setiap hari. Jika dalam sekali waktu nggak bisa melakukan banyak sit up, kamu bisa membaginya menjadi beberapa sesi, misalnya saja ketika bangun tidur dan saat akan tidur. Dengan begitu, kita bisa mengecilkan perut dengan murah, mudah, dan juga aman.

Bersepeda

Berbeda dengan jogging, bersepeda ini membutuhkan modal yang lebih banyak. Untuk apa modalnya? Tentu saja untuk membeli sepeda, tapi kalau kamu sudah punya, ya tinggal dirutinkan aja tuh olahraganya.

Walaupun membutuhkan alat, bersepeda ini termasuk salah satu olahraga yang ringan. Tapi, dengan menempuh jarak yang jauh, bisa jadi bersepeda menjadi terasa berat. Yang jelas, dengan bersepeda sejauh mungkin, tubuh kita akan lebih banyak bergerak.

Bersepeda akan membantu kita melatih otot kaki, tangan, dan perut. Sehingga, jika kita melakukan olahraga ini, paha, perut, dan lengan dapat mengecil dan menjadi ideal. Hal ini dapat terjadi karena ketika kita bersepeda, pembakaran kalori di dalam tubuh akan meningkat, sehingga lemak yang menumpuk dapat berkurang.

Renang

Olahraga selanjutnya adalah renang, salah saju jenis olahraga yang nggak bikin kita keringetan nih. Berenang menjadi salah satu olahraga yang digemari, baik itu oleh orang dewasa ataupun anak-anak.

Dengan berenang, hampir semua bagian tubuh bergerak, sehingga sangat bagus untuk membakar kalori. Cocok banget nih buat mengecilkan perut yang sudah terlanjur buncit.

Lompat Tali

Waktu kecil, kamu pernah nggak main lompat tali? Tentu pernah kan? Ternyata, lompat tali yang dulu sering kita mainkan, bisa menjadi olahraga untuk mengecilkan perut yang buncit lho.

Dengan melakukan lompat tali atau biasa dikenal dengan skipping, seluruh tubuh kita akan bergerak nih, mulai dari otot paha, kaki, perut, dan juga tangan. Hal tersebut tentu akan sangat membantu pembakaran kalori yang tersimpan dalam tubuh. Sehingga, lemak-lemak yang tersimpan akan terbakar dan tubuh menjadi lebih kecil.

3. Cara Alami Mengecilkan Perut

Makan Sedikit tapi sering
newscientist.com

Selain memperbanyak olahraga, mengecilkan perut juga harus dibantu dengan cara lainnya. Berikut ini ada beberapa cara alami yang bisa kamu lakukan.

Kurangi Asupan Karbohidrat

Salah satu penyebab membuncitnya perut adalah asupan karbohidrat yang tinggi. Jika kita mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat tanpa dibarengi dengan olahraga, maka tubuh akan menyimpan kelebihan kalori menjadi lemak di tempat-tempat tertentu.

Agar perut tidak semakin membesar, coba deh kurangi konsumsi karbohidrat, dan ganti dengan makanan tinggi serat. Seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Atau, bisa juga ganti dengan karbodhirat yang komplek, seperti yang ada di dalam kentang.

Tidak Makan Saat Akan Tidur

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kalau penyebab perut buncit adalah makan terlalu larut malam. Agar perut tidak membesar, salah satu caranya adalah menghindari hal tersebut, yaitu dengan tidak makan sebelum kita tidur.

Saat kita makan, proses pencernaan di dalam lambung kurang lebih 2 jam, baru kemudian diproses ke saluran pencernaan berikutnya.

Jika kita makan sebelum tidur, makan asupan kalori hanya akan ditimbun menjadi lemak, tidak diubah menjadi energi. Kalau memang perut terasa lapar, sebaiknya konsumsi makanan tinggi serat, seperti buah atau sayur. Kamu bisa mengonsumsi apel misalnya, untuk mengganjal perut sebelum tidur.

Konsumsi Pepaya dan Apel

Tentu kita sudah sering mendengar kalau pepaya dan juga apel itu sering dikonsumsi oleh orang yang melakukan program diet. Hal ini karena kedua buah tersebut, selain mengenyangkan juga memiliki banyak serat.

Kalau kamu memiliki masalah pencernaan seperti sembelit, coba konsumsi kedua buah ini secara rutin dan dalam jumlah yang banyak. Setelah konsumsi pepaya dan apel, pencernaan akan menjadi lebih lancar, dan perut terasa lebih ringan.

Yoghurt

Tentu kita tahu salah satu produk olahan susu yang satu ini, memiliki rasa asam yang menyegarkan. Yoghurt ini merupakan makanan rendah lemak, sehingga cocok untuk kamu yang sedang menjalankan program diet. Selain itu, yoghurt dapat membantu membersihkan saluran pencernaan sehingga akan mempermudah pembuangan sisa makanan.

4. Pola Makan untuk Mengecilkan Perut

Pola Makan yang Baik
healthline.com

Penyebab lain kenapa perut bisa menjadi buncit adalah pola makan kita yang nggak teratur. Contohnya, ketika kita nggak sarapan pagi, tapi begitu makan siang, porsinya banyak banget. Tentu pola makan yang seperti itu nggak baik buat tubuh kita. Ada sedikit pengetahuan tentang pola makan yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sarapan

Saat pagi hari, sebisa mungkin kita sarapan, jangan sampai terlewat hal yang satu ini. Tapi ingat, jangan sarapan dengan makanan yang berat, cukup makanan ringan saja, kira-kira sekitar 200 kalori. Kalau tidak bisa memperkirakan 200 kalori, makan saja dua lembar roti gandum dengan sedikit selai.

Kalau kamu menghindari makan gandum, coba ganti dengan satu butir telur rebus, makanlah bagian putih telurnya saja karena tinggi protein. Atau, bisa juga kamu mengonsumsi satu gelas susu hangat, ditemani satu buah apel atau roti.

Makan Siang

Ketika memasuki waktu makan siang, makanlah sekitar 400 kalori, itu setara dengan setengah rata-rata porsi orang Indonesia. Jadi, ketika makan siang, kita tetap makan, tapi dengan jumlah yang lebih sedikit. Hal ini untuk mengurangi asupan kalori terlalu banyak.

Kalaupun kamu masih belum merasa kenyang hanya dengan setengah porsi, tinggal tambah saja porsi sayurannya. Atau bisa juga menambahkan buah-buahan. Tapi buah-buahan ini paling baik dimakan sebelum kita mengonsumsi makan besar ya, minimal 15 menit sebelum makan.

Makan Malam

Saat malam hari, sebaiknya kurangi juga porsi makan kamu. Sebisa mungkin makan makanan berserat, atau bisa juga kacang-kacangan.

Selain pengaturan makan saat jam makan tersebut, ada beberapa hal juga yang perlu kamu ingat.

Jangan meninggalkan Waktu Makan

Makanlah dengan jadwal yang tetap, jangan diubah-ubah. Contohnya, kita sarapan jam tujuh pagi, kemudian makan siang jam satu, dan makan malam jam tujuh malam. Usahakan untuk makan rutin di jam yang sudah kita tentukan dan ingat, jangan sampai meninggalkan jam makan tersebut.

Hal ini dimaksudkan, agar kita tidak menunda lapar dan makan dengan porsi sewajarnya. Jika meninggalkan jam makan, maka kita akan lebih lapar, dan tentu porsi makan menjadi lebih banyak.

Mengganti dengan Makanan yang Sehat

Kalau biasanya kita mengonsumsi makanan yang kurang sehat, mulai sekarang ganti dengan makanan yang lebih sehat. Misalnya saja, kita sering makan makanan cepat saji. Mulai sekarang ganti dengan makanan yang lebih sehat.

Atau, bisa juga mengganti nasi putih yang biasa kita konsumsi dengan nasi merah, agar kita kenyang lebih lama dan menghilangkan keinginan untuk ngemil.

Makan Lebih Sering

Maksud dari makan lebih sering di sini adalah meningkatkan frekuensi makan kita. Misalnya saja kita biasa makan tiga kali sehari. Nah, sekarang kita ubah menjadi empat kali sehari, tetapi dengan porsi yang lebih sedikit.

Dengan makan lebih sering dan porsi sedikit, maka metabolisme di dalam tubuh menjadi meningkat. Hal itu akan membuat penyerapan zat gizi menjadi lebih baik dan tidak ada penimbunan zat gizi dalam usus.

5. Hal yang Harus Dihindari Agar Perut Tidak Buncit

Fast Food, salah satu penyebab perut buncit
huffingtonpost.com

Buat kamu yang sekarang ini masih memiliki perut yang rata, lebih baik perhatikan gaya hidup. Jangan sampai perut sudah menjadi buncit, dan akhirnya kamu tersadar bahwa ternyata buncit itu tidak mengenakkan.

Ada beberapa hal yang harus dihindari agar perut tidak buncit.

Minuman Bersoda

Soda merupakan salah satu jenis minuman yang memiliki kandungan gula buatan terbanyak di antara beberapa minuman siap minum. Dengan mengonsumsi minuman bersoda yang banyak, tentu dapat membuat perut menjadi buncit. Lemak-lemak akan bertumpukkan di daerah sensitif seperti perut, paha, dan lengan.

Gorengan

Siapa sih yang nggak suka gorengan? Kamu tentu juga suka kan makan jajanan yang satu ini? Padahal, makanan yang digoreng itu bisa memperlambat proses pencernaan lho. Hal ini tentu dapat membuat lemak menumpuk di dalam tubuh kita.

Kalau kamu nggak mau lemak menumpuk dan perut akhirnya membuncit, sebaiknya kurangi deh makan gorengan. Kalau kepengen, ya makan dikit aja, satu atau dua cukup deh.

Sebagai gantinya, kamu bisa mengonsumsi makanan yang tinggi lemak baiknya, atau makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Asam lemak jenis ini akan bekerja melawan lemak-lemak yang menumpuk di dalam perut. Untuk memenuhi kebutuhan terhadap lemak tersebut, kamu bisa mengonsumsi minyak zaitun, minyak canola, kacang kenari, kacang pistachio, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Setelah Makan Langsung Tidur

Salah satu penyebab perut buncit adalah tidur setelah makan. Maka dari itu, cara yang paling gampang untuk menghindari perut buncit adalah dengan tidak tidur setelah makan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidur setelah makan akan menyebabkan pencernaan menjadi tidak maksimal. Asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak akan terpakai banyak karena kita tidur, sehingga kalori tersebut akan disimpan menjadi tumpukan lemak di perut.

Jam Tidur yang Tidak Teratur

Buat kamu yang jam tidurnya tidak teratur, hati-hatilah. Tidur yang tidak teratur bisa menjadi salah satu sebab perut buncit. Ketika kamu tidak memiliki jam tidur yang konsisten, maka sistem pencernaan akan terganggu. Hal tersebut tentu saja dapat menjadikan perut menjadi buncit.

Jadi, mulai sekarang cobalah untuk tidur yang teratur, minimal jangan sampai begadang. Usahakan tidur lebih awal, maksimal jam 10 malam sudah tidur, agar pagi harinya bisa bangun lebih cepat dan tidak tertingal shalat subuh.

Makanan Cepat Saji

Saat ini, orang sudah tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu, apalagi yang tinggal di kota-kota besar. Masyarakat di kota besar, biasanya lebih memilih makanan cepat saji agar waktunya tidak terbuang untuk menunggu makanan datang.

Padahal, jika kita terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji, buncit itu tidak akan terbantahkan lagi. Gimana nggak, makanan cepat saji mengandung begitu banyak garam, gula, dan komposisinya tidak seimbang. Sedikit sayuran, tinggi karbohidrat, gula buatan, dan goreng-gorengan.

Hindari makanan cepat saji kalau kamu tidak ingin menjadi buncit. Kalau ingin memakannya, jangan terlalu sering, sebulan sekali cukup lah untuk mengobati rasa rindu memakan makanan cepat saji.